Seperti yang sudah saya utarakan sebelumnya, jika kalian berpikir bahwa sebuah kartu kredit hanya bisa digunakan untuk berbelanja alias berhutang, berarti kalian termasuk golongan kaum yang ketinggalan jaman. Paypal, misalnya, memberikan peluang buat kita untuk withdrawn uang ke rekening kartu kredit kita. Bahasa sederhananya, kita bisa mencari duit lewat kartu kredit. Hal inilah yang memotivasi saya mengajukan aplikasi kartu kredit di 3 bank berbeda, hasilnya 2 ditolak dan 1 diterima. Saya baru menggunakannya sekali untuk melakukan verifikasi akun Paypal saya. Namun, ketakutan saya akan pencurian kartu kredit di internet membuat saya menyembunyikan kartu kredit saya ke dalam lemari dan menguncinya. Karena suatu hal, saya harus menggunakan kartu kredit untuk bertransaksi online. Sialnya, kartu kredit saya sedang terkunci di dalam lemari. Dan akhirnya saya malah menggunakan kartu kredit orang lain. Ternyata, cukup mudah melakukannya!
Cerita lengkapnya begini, setelah seminggu menikmati Bali, saya harus segera balik ke Jakarta. Gimana bisa cepet balik sementara saya belum membeli tiket pesawat ke Jakarta, payah banget nih gue! Kalau membeli tiket dari travel dengan waktu yang mendesak begini, pasti dapat tiket dengan harga mahal. Kalau mau cari yang masih murah, ya mau tidak mau, saya mencoba membeli tiket secara online. Sayangnya, metode pembayarannya hanya menggunakan kartu kredit dan internet banking Mandiri. Kartu kredit ketinggalan di Jakarta, sedangkan token Mandiri belum juga saya ambil.
Saya ceritakan hal ini kepada salah satu rekan kerja saya di kantor, “pake saja kartu kredit saya!” Waduh, baik sekali rekan saya ini, percaya sekali dengan saya. Yang saya lakukan saya cukup melihat dan mencatat informasi yang ada di kartu kredit tersebut, kemudian mengembalikan kartu kreditnya ke dia lagi. Ya, saya memang tidak perlu membawa kartu kredit dia. Saya hanya cukup melihat dan menghafalkannya saja, setelah itu saya bisa berbuat apa saja dengan kartu kredit itu, terutama berbelanja secara online di internet. Akhirnya, saya berhasil membeli tiket pesawat online dengan kartu kredit rekan saya tersebut tanpa membawa kartu kredit dia. Bayangkan saja, jika saya termasuk orang yang punya pikiran jahat, saya pasti akan menggunakannya untuk kepentingan pribadi saya. Lumayan kan! Astaghfirullah, saya bukan orang seperti itu…
Satu hal yang patut menjadi catatan kita semua, terutama yang baru mempunyai kartu kredit, jangan sekali-sekali meminjamkan kartu kredit kalian ke siapapun, dengan alasan apapun, meski hanya untuk di-fotokopi, kecuali jika anda mempercayainya. Saya hanya bisa bilang, waspadalah, waspadalah!





























Semakin mempermudah kita..
semakin mempermudah maling juga .. Hikz..