Daripada ribut dengan tetangga soal penggunaan lagu rakyat “Rasa Sayange” untuk promosi pariwisata Malaysia, mending kita mikir gimana mempromosikan Indonesia di mata dunia. Sekarang coba saya tanya, apa lagu pariwisata kita? Saking banyaknya lagu daerah kita, sampai sampai kita tidak bisa memilih satu lagu saja untuk digunakan sebagai lagu resmi pariwisata kita?
Sekarang silahkan pilih, promosikan Indonesia atau malah mempromosikan Malaysia meski dengan cara mengejeknya.


















hehehehe… moga-moga ga’ berakhir jadi anarkis bin narsis
moga-moga kita bisa menjadi tetangga yg baek, amiiin